Rabu, Mei 21, 2008

In Memoriam

Bulan Mei 2008 bisa jadi merupakan bulan berkabung nasional. Secara berurutan tokoh-tokoh nasional meninggal dunia.

Sophan Sophiaan, seorang aktor dan sutradara legendaris yang juga aktif dalam kancah politik meninggal dunia ketika memimpin misi mulia dalam rangka mengobarkan semangat nasionalisme bangsa. Beliau meninggal dalam kecelakaan kendaraan bermotor dalam rombongan motor besar Jalur Merah Putih.
Beliau dikenal sebagai pribadi yang teguh dalam pendirian, jujur, dan lurus dalam pandangan politiknya. Beliau memilih berhenti menjadi anggota MPR ketika merasa aspirasinya sudah tidak lagi dihargai oleh partainya dan rekan-rekan lainnya di parlemen.
Ketegasan dan keteguhan hati yang patut menjadi teladan bagi generasi muda untuk ikut membangun bangsa agar tercipta pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Ali Sadikin, lebih dikenal sebagai mantan Gubernur DKI di tahun 70-an meninggal dunia di Singapura akibat penyakit ginjal yang dideritanya. Semasa hidup almarhum dikenal sebagai tokoh yang tegas dan berwibawa. Purnawirawan korps Marinir ini masih selalu membawa semangat komando korps-nya dimanapun beliau mengabdi.
Dikenal pula sebagai pendiri Petisi 50 yang dinilai vokal dalam mengkritisi pemerintah sejak jaman pemerintahan Presiden Soeharto sampai saat ini, sehingga beliau dikenal sebagai oposan sejati hingga akhir hayat.

Ibu SK. Trimurti, dikenal sebagai pejuang wanita yang andilnya sangat besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Beliau meninggal karena sakit dan juga karena usia lanjut beliau. Dikenal sebagai macan wanita pejuang pada masanya.

Semoga semangat para pendahulu kita mengilhami kita untuk terus maju mengisi kemerdekaan bangsa dan jijik dengan kemunafikan dan korupsi.

Buat apa berlagak religius, tapi nyatanya rakus [baca : korup]....
[ini khusus buat TRIUMVIRAT yang berlagak perlente dibalik tumpukan buku]

Tidak ada komentar: