Selasa, Juni 03, 2008

Musik di Restoran

Ada pernyataan yang mengungkapkan bahwa sebuah restoran dengan sengaja memberi hiburan musik bagi pengunjungnya baik dengan live music atau dengan musik kaset/CD adalah tujuannya untuk menghibur pengunjung restoran tersebut sehingga mereka akan merasa nyaman untuk berlama-lama di restoran, sehingga dengan semakin lama pengunjung tadi betah di dalam restoran maka mereka akan memesan lebih banyak menu di restoran itu.

Ada juga yang berpendapat kalau restoran sengaja menyajikan hiburan musik untuk menghibur mereka yang sudah membayar bill dan kaget melihat angka yang tercetak di bill tadi.

Banyak orang yang senang dengan musik yang mendayu di telinga ketika mereka bersantap di restoran, tetapi tidak sedikit pula orang yang menyukai musik hingar bingar sebagai teman mereka.

Semua tergantung selera...

Maksud pemilik restoran yang memberikan layanan lebih dengan memberikan hiburan 'live music' terkadang tak seiring dan sejalan dengan kemauan pengunjung.

Seperti yang terjadi dengan saya dan beberapa teman yang menyambut seorang teman yang 'pindah kembali' ke Surabaya di sebuah restoran bernuansa tamandi daerah Jemur Handayani. Karena sudah lama tidak saling bertemu maka kami banyak bercerita satu dengan yang lain. Akan tetapi hal ini agak sedikit terganggu dengan hiburan 'live music' orgen tunggal yang diberikan oleh restoran yang sering memaksa kami untuk meninggikan volume bicara kami ketika musik dimainkan. Kami sedikit merasa lega ketika sudah mencapai jeda lagu sehingga kami tidak harus 'berteriak-teriak'.

Sampai-sampai kami harus meneruskan obrolan kami di tempat parkir sebelum kami pulang.

Tidak ada komentar: