Jumat, Juni 06, 2008

Kecap dan Soto Jombang

Sekitar tahun 2001 di Sidoarjo mulai muncul pedagang soto asal Jombang dengan ciri khas di bagian depan tendanya bertuliskan 'SOTO DAGING Cabang JOMBANG' dan penjualnya selalu membanting botol kecap asin-nya ketika selesai menuangkannya ke dalam mangkuk soto yang sudah siap saji.

Mungkin dibeberapa tempat soto seperti ini dikenal dengan nama Soto Gebrak yang penjualnya tidak hanya dari Jombang tapi banyak juga dari daerah Lamongan.

Awalnya pedagang Soto Jombang ini berjualan di depan sebuah toko yang sudah tutup karena bangkrut dan kemudian harus pindah karena dia harus berurusan dengan Satpol PP dan menempati lahan di sebelah kantor KODIM 0816 Sidoarjo.
Beberapa lama berjualan di lahan itu, ternyata dia harus pindah lagi karena lahan tersebut ternyata sudah dijual dan akan dibangun ruko. Akhirnya dia menyewa halaman sebuah rumah di Jl. Dr. Tjipto Mangunkusumo sampai sekarang dan banyak dikunjungi oleh penikmat soto.

Soto Jombang ini juga memiliki 2 cabang yang masing-masing masih memiliki hubungan keluarga yakni di depan Perumahan Angkatan Laut Gedangan dan di Jalan Raya Buduran.

Soto dengan gagrak Jombang adalah soto daging berkuah kuning yang isinya tidak hanya daging, tetapi ada juga berbagai jenis jeroan seperti usus, limpa, babat dan lainnya. Selain itu mereka juga menyediakan berbagai macam jeroan yang sudah digoreng jika ada yang ingin menambahkannya kedalam mangkok sotonya.

Yang menarik, Soto Jombang ini selalu menyediakan dan memakai kecap Cap 2 Ikan Layur produksi Jombang meskipun mereka berjualan di luar daerah Jombang.

1 komentar:

playgroup mengatakan...

jadi nggak heran darimana lemak-lemak itu datang...
(kontrol kolestrol massss)